Keajaiban Memiliki Sifat Qanaah dan Tidak Tamak

Keajaiban Memiliki Sifat Qanaah dan Tidak Tamak

Keajaiban Memiliki Sifat Qanaah dan Tidak Tamak

Qanaah dapat diartikan rela hati dan ikhlas menerima apa yang diberikan Allah kepada Hambanya, serta merasa cukup dengan apa yang ada, dalam tanda kutip tidak bermalas malasan, dan berusaha sebaik baiknya bila belum tercapai apa yang sudah diinginkan maka dengan senang hati menerima hal tersebut baginya, sikap qonaah dapat menghindarkan dari sifat serakah ambisius, tamak, rakus dan lainnya, dalam menumbuhkan sifat qonaah dari diri kita cukuplah sulit namun kita harus tetap berusaha, karena sering kita temui manusia tidak puas dengan apa yang dimilikinya

Orang yang qonaah kehidupannya akan berkah dan menjadi orang  yang beruntung Rosululallah bersabda
“Sungguh beruntung orang yang masuk islam, lantas diberi kecukupan dan Allah menjadikannya sebagai orang yang ridho terhadap apa yang diberikannya”(HR. Muslim)
Jadilah orang yang qonaah, niscaya engkau akan menjadi manusia yang paling bersyukur (HR. Ibnu Majah)
Dan Ridhoilah segala apa yang dibagikan Allah padamu, niscaya kamu akan menjadi manusia yang paling kaya” (HR. Tirmidzi)

Keajaiban Atau Keberkahan Memiliki sifat Qonaah

  1. Rasa Tenang tidak mudah mengeluh sebab yakin bahwa Allah maha adil dan tidak pernah salah dalam membagi rezeki
  2. Apapun yang dialaminya akan menjadi kebaikan
  3. Akan selalu bersyukur atas segala nikmatnya,  Rosululallah bersabda yang artinya “ Bersikaplah qonaah maka engkau akan menjadi orang yang pandai bersyukur” (HR. Ibnu Majah)
  4. Orang yang qonaah akan selamat dari perbuatan jahat, seperti dengki, korupsi , mencuri menipu dusta dan lainnya
  5. Orang menjadi kaya yang hakiki, dalam sebuah riwayat Rosululallah bertanya kepada Abu Dzar” Apakah menurutmu orang yang memiliki harta itu orang kaya? Dia menjawab” Ya. Wahai Rosululallah, beliau bertanya lagi, “Apakah menurutmu orang yang  sedikit hartanya itu orang fakir, Dia menjawab “Ya. Wahai rosululallah, Beliau lalu bersabda “ Sungguhnya kekayaan (sebenarnya) adalah kaya hati, dan kefakiran (sebenarnya) adalah fakir hati (HR.Ibnu Hibban)
  6. Orang akan menjadi mulia dan dihormati

Semoga kita semua diberikan hidayah dan Ridhonya agar memiliki sifat qonaah dan tidak tamak karena harta tidak akan bisa memberi ketenangan tetapi hatilah yang dekat dengan Allah yang akan memberi ketenangan. amin

No comments

Ketik dan Tekan Enter