Tata Cara Tayamum Yang Baik Dan Hal Yang Menbatalkannya

Tata Cara Tayamum Yang Baik Dan Hal Yang Menbatalkannya

Tata Cara Bertayamun dan membatalkannya

Tayamum adalah cara bersuci menggunakan, baik dari hadats kecil atau hadats besar. tetapi, tayamum bukan media paling utama untuk bersuci karena sesungguhnya kegunaan tayamum sebagai pengganti dari bersuci primer yaitu wudhu dan mandi wajib. sebagaimana wudhu dan mandi, tayamum memiliki beberapa kesunahan dan beberapa hal yang membatalkan tayamum.

Kesunahan Dalam Bertayamum

  • Pertama, kesunahan wudhu menjadi kesunahan dalam  bertayamum dianaranya membaca bismillah, mendahulukan membasuh bagian wajah yang paling atas, mendahulukan anggota kanan, berurutan, serta berdoa setelah tayamum dengan doa
  • Kedua, mengambil debu diempat yag berbeda. Satu kali menyentuh debu untuk mengusap wajah, dan satu kali sentuhan di tempat debu yang berbeda untuk mengusap tangan
  • Ketiga, menggunakan sedikit debu, yakni dengan mengibaskan atau meniup debu yang telah menempel di telapak tangan.


Hal ini didasarkan pada sebuah hadits riwayat Bukhari
Dari Ammar, Nabi bersabda. Cukup lakukan tempelkan kedua tangan ditanah kemudian kibaskan ketika tayamum, dalam riwayat yang lain di tiup kemudian mengusap kedua telapak tangan

Hal-hal yang Membatalkan Tayamum :
  1. Pertama, membatalkan wudhu sama dengan membatalkan tayamum
  2. Kedua, menemukan air. Karena sesungguhnya tayamum  pengganti dari air. Jika sesuatu yang digantikannya tidak akan berguna.
  3. Ketiga, mampu menggunakan air. Hal ini diperbolehkan bagi orang sakit yang sebelumnya dilarang menggunakan air karena sakit. Setelah sembuh boleh menggunakan air, maka batal tayamumnya.
  4. Keempat, murtad. tayamum diperbolehkan keadaan Islam.

Ketik dan Tekan Enter