Kemdikbud Buka Pemilihan GTK Berprestasi dan Berdedikasi

Kemdikbud Buka Pemilihan GTK Berprestasi dan Berdedikasi

Kemdikbud Buka Pemilihan GTK Berprestasi dan Berdedikasi

Kemendikbud – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy membuka kegiatan pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi dan Berdedikasi tingkat nasional tahun 2017, di Plaza Insan Beprestasi, kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis malam. Peserta pemilihan berasal dari 34 provinsi yang telah diseleksi dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Hasilnya, 798 peserta lolos ke Jakarta untuk mengikuti seleksi tingkat nasional.

mengawali acara musik terbaik dari 34 provinsi. Prosesi di awali dengan menyanyikan Lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh tiga stanza, di lanjutkan dengan lagu-lagu kebangsaan lainnya serta lagu daerah. GBN setiap tahun membina generasi muda untuk meningkatkan semangat kebangsaan, nasionalisme, serta semangat membangun Indonesia yang maju ke depan.


Kemdikbud Membuka Pemilihan GTK Berprestasi

Dalam sambutan pembukaannya, Muhadjir mengungkapkan bahwa GBN adalah wujud nyata dari kebinekaan. Bahkan wakil-wakil dari 34 provinsi, memainkan alat musik yang berbeda, mampu menampilkan pertunjukkan musik yang mumpuni. "Anak-anak yang kita siapkan untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang memajukan bangsa diantaranya bergabung dalam Gita Bahana Nusantara," ungkapnya disambut tepuk tangan yang meriah.


Menurut Muhadjir dengan kepekaan rasa keindahan, maka akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang elegan ketika berpolitik .
Problem bangsa Indonesia sekarang, masih banyaknya perilaku-perilaku yang kasar. Dengan ketajaman perasaan akan keindahan maka akan mencegah praktek-prakek kepemimpinan politik yang kotor,"

ungkapnya. Mendikbud menegaskan, problem Indonesia saat ini hilangnya rasa kebinekaan.


Oleh sebab itu beliau mengapresiasi para guru sebagai garda depan untuk tetap menjaga kebinekaan.
Selamat kepada semuanya. Anda semua adalah pemenang. Anda di sini melalui proses yang penuh kejujuran. Pendidikan adalah sumber peradaban. Kalau di hulunya sudah keruh, jangan berharap di hilirnya akan jernih. Jika dihulunya masih jernih, maka di hilirnya masih bisa diharapkan," ungkapnya.

semoga dengan ini menjadi motivasi guru yang lain. Namun, kemenangan sejati adalah tergantung apa yang Anda kerjakan sepulang ke daerah," katanya. Selanjutnya, Muhadjir membuka secara resmi acara yang digelar pada 14-20 Agustus itu dengan menabuh rebana.

Ketik dan Tekan Enter